Senin, 14 September 2020

5 Dampak Negatif Selama Di Rumah Aja Yang Dirasakan Oleh Pelajar Pada Covid-19



5 Dampak Negatif Selama Di Rumah Aja
Yang Dirasakan Oleh Pelajar
Pada Saat Covid-19

September 13,2020 

Student.school-Pada saat situasi pandemi covid-19 yang di hadapkan kepada kita semua. Berbagai upaya yang dilakukan dan usaha yang tiada henti-hentinya, juga tentang sektor pendidikan.

Di tengah pandemi yang masih berjalan, di dunia pendidikan masih tetap di laksanakan dan mendapatkan perhatian. Tentu kita semua tidak menginginkannya Corona virus yang dapat mengancam dunia pendidikan.

Berbincang tentang dunia pendidikan membahas tentang ilmu pengetahuan. Di mana, dunia yang sudah di bentuk, ilmu pengetahuan memiliki peran yang besar dalam terciptannya penemuan-penemuan bersejarah dan penting.

Pandemi Covid-19 ini juga memberikan kekhawatiran bagi kita semua dan tantangan yang harus kita lalui. Di tengah kekhawatiran dan kecemasan tantangan ini sungguh dapat menciptakan peluang untuk membatasi persoalan.

Bukan hanya itu, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang negatif, dan membawa dampak positif. Banyaknya perubahan jam mengajar dan membutuhkan perhatian dari orang tua. Tidak bisannya bertemu membuat pembelajaran tidak berlangsung secara maksimal seperti biasannya.

Student.School sudah menyiapkan daftar dampak negatif selama di rumah aja yang dirasakan oleh pelajar pada saat pandemi Corona terhadap dunia pendidikan. Yukk,mari simak teman-teman!

Dampak Negatif Bagi Pelajar 
Pada Saat Covid-19
1.Banyaknya Bermain Game
Tidak heran dengan smartphone yang semakin banyak macam jenisnya, dan tidak heran pula bagi pelajar yang sering memainkan smartphone sehingga terpaksa untuk di tahan/di tarik.

Berlebihannya bermain game dari pada mementingkan tugas dan latihan sekolah membuat pelajar tidak disiplin. Membuat kesehatan mata para pelajar yang akan berakibat cepat rusak.

Orang tua yang harus bersikeras melarang bermain game terlalu lama, tetapi banyak pelajar/anak yang beranggapan di rumah berarti libur akan di habiskannya untuk bermain game. Juga para orang tua yang juga memberikan keluhan karena anaknya sulit belajar.

2.Berubahnya Keinginan Untuk Belajar
Perubahan suasana hati dalam belajar sangat lah penting dan perlu di jaga. Lantaran, tugas dan latihan banyak menimbulkan rasa bosan, sedangkan metode ini sangat membutuhkan daya tangkap.

Disamping itu juga dari sisi tenaga pendidikan yang cukup sulit bagi pelajar dari pada saat belajar dengan tatap muka.

3.Komunikasi Yang Sulit Terjangkau
Komunikasi pada saat belajar online sangat lah susah. Guru yang merasa kesulitan memberikan materi dan penjelasan lewat komunikasi.

Para guru kesulitan untuk mengajak siswa/siswi untuk aktif, begitu pula dengan kendala internet yang sulit dalam komunikasi.

4.Pembelajaran Berlangsung Selama 5 Bulan Lebih
Seperti yang kita ketahui, pembelajaran sudah berlangsung sejak 5 bulan belakangan ini. Sulitnya bertemu dengan teman,kerabat,dan guru serta keluar rumah pun harus memakai perlengkapan yang lengkap.

Beberapa anak yang kehilangan semangat belajar karena tidak seperti pembelajaran di sekolah, dapat bertemu teman dan bersosialisasi seperti biasannya menjadikan mereka malas untuk belajar dan mengerjakan tugas.

5.Paket Internet
Seperti yang kita ketahui internet yang akhir-akhir ini cukup mahal dan susah untuk di beli, ekonomi yang menurun.

Membuat semua orang sulit mendapatkannya jaringan yang selalu hilang dan muncul membuat para pelajar kurang serius dalam mengerjakan tugas.

Nahh, untuk para temen-temen yang masih kesulitan tetep Semangat yaa..

Yukk, kita doain bareng-bareng semoga pandemi ini cepat berlalu